Tidak Lakukan Normalisasi, Satgas Drainase Dinas PUPR Ngaku Tidak Ada Anggaran

oleh -146 views

BENGKULU UTARA, Sigaponline.com – Satgas Drainase Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Bengkulu Utara, tidak melakukan normalisasi saluran drainase yang diketahui mengaku karena minimnya anggaran. Hal ini seperti yang diakui oleh pihak Dinas PUPR BU, bahwa drainase jalan simpang Toko Pono Jaya tidak bisa dilakukan normalisasi karena kondisi drainase tersebut memang diakuinya berat jika hanya untuk dilakukan perbaikan biasa, melainkan harus di kerjakan ulang dari awal.

“Iya, kami akui apa yang terjadi dengan tersumbatnya drainase di seputaran pasar purwodadi itu, namun kami tandaskan untuk proses normalisasi kami mengalami kesulitan karna minimnya anggaran. Sejauh ini, anggaran satgas ini hanya ada untuk pembayaran honor saja,” ujarnya.

Rendi pun menyebutkan, sejauh ini pihaknya hanya bisa berbuat menanggulangi drainase, apabila setelah hujan turun ada genangan air yang mengganggu pengguna jalan. Seperti beberapa waktu yang lalu, terjadi di depan kantor lurah Purwodadi, tebing suratin dan di Desa Data Ruyung.

“Kami terjunkan langsung personil satgas, tetapi untuk di seputaran terminal Purwodadi, mengalami kesulitan karna di seputaran terminal tersebut sudah tidak tertanggulangi oleh satgas kami. Yang kami bis atanggulangi, jika hanya genangan air saat hujan dengan intensitas tinggi saja,” bebernya.

Ia pun mengimbau kepada masyarakat, agar menutup saluran semestinya jangan dicor atau dibuat permanen. Supaya jika tersumbat, tidak sulit dibersihkan. Hal ini dilakukan juga, untuk mengontrol kondisi saluran juga lebih mudah dan gampang, tidak memerlukan waktu lama, kalau memang ada yang tersumbat bisa segera ditangani.

“Saya harap, masyarakat juga ada kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya. Diharapkan, masyarakat tidak membuang sampah di saluran drainase,” demikian Rendi. (adrs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *