Pemkab Bengkulu Utara Dinobatkan Sebagai Kabupaten Terbaik dalam Penilaian Pencegahan dan Penanggulangan Stunting

oleh -65 views

BENGKULU UTARA, Sigaponline – Kabupaten Bengkulu Utara dinobatkan sebagai kabupaten terbaik dalam penilaian pencegahan dan penanggulangan stunting di Provinsi Bengkulu.

Aksi konvergensi yang dilakukan oleh Provinsi Bengkulu dengan tema “Penilaian Kinerja 8 Aksi Konvergensi Penurunan Stunting Provinsi Bengkulu Tahun 2022“ diikuti oleh 4 Kabupaten di Provinsi Bengkulu yaitu, Kabupaten Bengkulu Utara, Bengkulu Selatan, Seluma, dan Kaur di Hotel Mercure Bengkulu, Selasa, (31/5/2022).

Kegiatan ini dibuka langsung oleh H.Gotri Suyanto, Asisten III Pemprop Bengkulu dan dihadiri oleh Isnan Fajri S.Sos, M.Kes, Kepala Bappeda Propinsi Bengkulu, Wakil Bupati Bengkulu Utara, Bengkulu Selatan, Seluma, dan Kaur, serta diikuti juga oleh OPD yang terkait langsung, seperti Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana dan beberapa OPD terkait lainnya.

Kegiatan ini bertujuan meninjau kemajuan dan pemberian umpan balik kepada Pemerintah Daerah Kabupaten dalam pelaksanaan 8 aksi konvergensi sebagai upaya penurunan stunting di Provinsi Bengkulu melalui pendekatan intervensi gizi (spesifik dan sensitif).

Wakil Bupati Bengkulu Utara Arie Septia Adinata, SE.M.AP selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kab. Bengkulu Utara memberikan pemaparan langsung terkait penurunan angka stunting di Bengkulu Utara dan kinerja 8 aksi konvergensi penurunan stunting di Kabupaten Bengkulu Utara.

Dalam pemaparannya, Arie Septia Adinata,SE.M.AP menyampaikan  “Pemerintah Daerah Bengkulu Utara terus berkolaborasi dengan OPD terkait untuk memacu peran aktif pihak Kecamatan dan Desa dalam mensosialisasikan penanggulangan stunting di Bengkulu Utara”.

Berdasarkan hasil penilaian tim penilai kinerja, Kabupaten Bengkulu Utara dinobatkan sebagai juara 1, Kabupaten Bengkulu selatan juara 2, Kabupaten Seluma juara 3, dan Kabupaten Kaur di urutan ke 4.

“ini merupakan hasil kerja keras kita semenjak di tunjuk sebagai locus tahun 2019. Dengan keberhasilan kita tahun ini, artinya perjuangan kita kedepan harus semakin ditingkatkan demi pencegahan stunting di Kabupaten Bengkulu Utara”, tutupnya. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.