DTPHP Bengkulu Utara Monitoring penyaluran pupuk Bersubsidi

oleh -314 views

Bengkuku Utara, Sigaponline  – Dinas Tanaman Pangan Holtikultura Peternakan (DTPHP) Kabupaten Bengkulu Utara Melalui Kabid sarana dan prasarana, Juwita Abadi,Sp mengatakan bagi petani ingin pupuk bersubsidi yang berada di wilayah Kabupaten Bengkulu Utara harus memiliki Kartu Tani serta terdaftar di Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) ujar, Juwita Abadi, SP.

Bagi petani yang ingin mengambil pupuk bersubsidi di kios pupuk yang sudah tersebar dan berizin di kecamatan masing-masing harus memiliki kedua mekanisme teesbut.

 

“Untuk para petani yang telah memiliki Kartu Tani yang sudah terintegrasi di Kementerian Pertanian dan Apabila petani belum memiliki Kartu Tani, tapi terdaftar di dalam e-RDKK kelompok tani boleh menggunakan pupuk bersubsidi dengan meknisme melakukan penebusan pupuk dengan cara menyerahkan foto copy KTP dan menandatangani form penebusan,” Juwita, (07/04/2021).

Lanjut Juwita,di lain ketentuan tersebut, walaupun masyarakat mempunyai lahan pertanian baik itu sawah, perkebunan. Tapi tidak tergabung di dalam kelompok tani dan tidak terdaftar di dalam e-RDKK maka tidak diperbolehkan menggunakan pupuk subsidi.

“Semua petani mesti masuk ke dalam kelompok tani dimasukan ke dalam e-RDKK. Sebelum petani memiliki luas lahan sesuai dengan ketentuan 2 Hektar akumulasi dari lahan ketahan pangan dan perkebunan,” terang Juwita.

Sambung Juwita saat ini petani di Bengkulu Utara yang sudah mengantongi Kartu Tani dan sudah di input di tahun 2020 kemudian di e-RDKK tahun 2021 sebanyak 21 ribu petani.

“Dari 21 ribu itu, yang sudah mendapatkan Kartu Tani melalui Bank Mandiri sebagai penyedia mesin DBC. Sudah tersalurkan sebanyak 12 ribu dan sisanya manual, saat ini penggunaan Kartu Tani masih terkendala masalah sinyal.

Lanjut Juwita, jumlah kios pupuk yang tersebar di Bengkulu Utara sebanyak 80 kios meski ada beberapa kecamatan yang belum memiliki kios pupuk yakni, Kecamatan Enggano serta Air Besi untuk mengantisipasi dua kecamatan tersebut e-RDKKnya dititipkan di kios kecamatan terdekat. Kita himbau sesegera mungkin masyarakat petani bergabung kedalam kelompok tani,” tutupJuwita.[Z10]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *