Ancam Akan Menggorok Wartawan, Oknum Kades Dilaporkan ke Polisi

oleh -65 views

BENGKULU UTARA, Sigaponline –Ancam Wartawan, (ZL) oknum kades di laporkan ke polres Bengkulu Utara atas pengancaman dan perbuatan tidak menyenangkan.

Data terhimpun awak media, kejadian ini terjadi pada pukul 10.00 WIB dengan Tempat Kejadian Perkara (TKP) didesa Talang Renah Kecamatan Air Besi Kabupaten BU. Kepada awak media, Sukiman yang merupakan wartawan media Tubarnews.com. Ia mengatakan kami bersama wartawan Pakarnews.com melakukan liputan jurnalis, kami berdua mendatangi pekerjaan pembuatan jalan Rabat Beton dana DD, yang mana kami bertemu langsung dengan oknum Kades Talang Renah, pada saat itu sang Kepala Desa tengah bersama para pekerja.

” Kami mendatangi lokasi kegiatan DD tersebut berdasarkan informasi masyarakat, dan kamipun telah memperkenalkan diri dari media kepada oknum kades tersebut. Mirisnya lagi, belum sempat kami menyampaikan maksud dan tujuan, kami berdua pun mendapat intimidasi dari oknum kades tersebut dengan kata ancaman,” ujar Sukiman, Minggu, 13/06/2021.

Dalam laporan nya ke Mapolres Bengkulu Utara, Sukiman memberikan keterangan kronologis kejadian. (ZL) Oknum Kades, menanyakan kepada kepada kami berdua, “Apa urusan kalian kesini dan kalian ingin mencari masalah, kalau memang ingin mencari masalah ya buatlah masalahnya (Lokasi kegiatan Rabat Beton,red). Selanjutnya, oknum Kades ini menlontarkan nada ancaman, kalau kegiatan ini bermasalah akan kugorok leher kalian dan saya tidak takut media apapun kepada kedua wartawan ini, ujar Sukiman menirukan ucapan kades tersebut.

“Kami di ancam serta diusir pak, oleh oknum kades tersebut dengan nada ancaman akan membacok leher kami, sembari oknum kades tersebut menyebutkan bahwa sebilah parang sudah dipegangnya,” beber Sukiman.

Menanggapi laporan yang telah di sampaikan oleh awak media atas kejadian ini, Kapolres Bengkulu Utara. AKBP Anton Setyo Hartanto, S.Ik melalui Kasat Reskrim AKP Jery Antonius Nainggolan, S.Ik mengatakan telah menerima informasi dan pengaduan kedua wartawan tersebut, atas kejadian pengancaman yang dialaminya.

Sejauh ini, pihaknya tengah mempelajari terlebih dahulu kejadian ini, dan akan segera ditindaklanjuti lebih jauh.

“Kami sudah menerima pengaduan kedua wartawan ini, akan segera kitatindaklanjuti,” singkat Kasat.

Menyikapi Atas insiden pengancaman yang telah di lakukan oleh oknum kades kepada awak media. Wakil Ketua SMSI Kabupaten Bengkulu Utara Edi Yanto, merasa Geram dan mengecam keras atas tindakan oknum kades tersebut.

“Kami mendukung penuh apa yang di alami kedua wartawan ini untuk melaporkan oknum kades tersebut ke Aparat Penegak Hukum (APH), yang mana oknum kades tersebut telah bertindak layaknya seperti ,”Preman”. Sesuai dengan Instruksi Kapolri yang saat ini tengah gencar memberantas aksi premanisme, maka atas apa yang dilakukan oknum kades ini jelas sudah masuk unsur pidana dan menyalahi Undang undang Pers,” tegasnya.

Pasalnya, apa yang telah dilakukan oleh oknum kades ini, sudah sangat jelas menghalangi dan menghambat tugas profesi Jurnalistik, hal ini jelas selain menyalahi aturan Undang undang Pers Nomor 40 tahun 1999 pasal 18. Dan juga dengan pengancamannya jelas patut ditindak dengan pasa 355 Kuhapidana, serta Undang Undang Darurat atas (Senjata Tajam,red)

Sayangnya, hingga berita ini diterbitkan, awak media belum juga mendapatkan hak jawab oknum kades ini, baik via telpon maupun pesan singkat yang belum juga ditanggapi. [Redaksi]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *