Ratusan Buruh Gelar Aksi di DPRD Mukomuko, Ini Tuntutan Mereka

SIGAP ONLINE, Mukomuko – Ratusan buruh di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu pada Senin pagi sekira pukul 10.00 WIB menggelare aksi di halaman DPRD Mukomuko. Para buruh tersebut berasal dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) dan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesian (KSPI).

Kali ini tuntutannya yakni sepakat menolak Omnibus Law dan RUU Cipta Lapangan Kerja, juga menolak dan meminta pembatalan kenaikan iuran BPJS kesehatan. Menurut mereka, pemerintah gagal terapkan jaminan sosial dan jaminan kesehatan dibebankan kembali kepada masyarakat.

Tak hanya itu, FSPMI juga meminta penegakan perlindungan tenaga kerja. Yang mana, kebebasan berserikat sesuai UU 21 tahun 2000 dan pidanakan pengusaha asing yang melanggar undang-undang.

Aksi demo mendapat pengawalan ketat sebanyak 128 personil diturunkan oleh kepolisian resor setempat yang dipimpin langsung Kapolres Mukomuko, AKBP. Andy Arisandi, SH, S.IK, MH bersama Kabag Ops Polres Mukomuko Kompol Hasdi beserta jajarannya. Anggota TNI dari Kodim 0428 Mukomuko, dan Satpol PP juga diturunkan untuk melakukan pengamanan.

Kedatangan para anggota buruh disambut hangat seluruh anggota DPRD Mukomuko, Sekwan, Kepala Kesbangpol dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Mukomuko dan DPRD Mukomuko.

Rincian omnibus law yang ditolak oleh FSPMI antara lain terkait pengurangan atau penghilangan pesangon, menghilangkan upah minimum, penggunaan outsorching besar-besaran, jaminan sosial untuk pekerja dihilangkan dan menghilangkan sangsi pidana kepada pengusaha yang curang.

Ketua FSPMI, Roslan Efendi dalam orasinya dengan tegas menolak revisi Undang-undang Nomor 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan. Karena, menurutnya banyak melemahkan pendapatan para buruh.

“Pemerintah harus memikirkan nasib buruh. Kami menolak perubahan pembayaran gaji yang dilakukan secara perjam. Kami minta dan sangat berharap anggota DPRD Mukomuko segera menerima tuntutan dan memperjuangkannya agar nasib buruh dapat dipertimbangkan,” kata Roslan.

Sementara itu, Ketua DPRD Mukomuko, Ali Syataini bersama anggota DPRD usai menyambut dengan hangat dan langsung naik ke mobil yang dibawa para peserta aksi. Ali Syaftaini mengucapkan terimakasih atas aksi damai ini. Pihaknya memastikan akan menindaklanjuti dan memperjuangkan tuntutan yang disampaikan para buruh.

”Dewan selalu siap untuk memperjuangkan dan mebela hak para buruh khususnya di Kabupaten Mukomuko. Kami memberikan apresiasi kepada seluruh perserta aksi dan rombongannya. Dan kami secara pribadi dan lembaga akan ikut memperjuangkan. Sehingga nasib para buruh bisa terpenuhi kesejahteraannya,” tutup Ali.

Pewarta : Kharan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Sesuaikan Kondisi Terkini, Pemprov Bengkulu Usulkan Perubahan 2 Perda Retribusi

SIGAP ONLINE, Bengkulu – Pemerintah Daerah Provinsi Bengkulu mengusulkan dua Perda Retribusi ...

Raperda Tentang BUMD Disetujui Dewan

SIGAP ONLINE, Bengkulu – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu memutuskan ...