Para mahasiswa IAIN Curup dan warga sempat geger, ketika ditemukan salah seorang mahasiswi dalam keadaan meninggal di belakang kampus

Geger, Mahasiswi IAIN Curup Ditemukan Tewas Di Belakang Kampus

SIGAP ONLINE, Rejang Lebong – Kabar mengejutkan bagi segenap mahasiswa IAIN Curup, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu juga warga masyarakat sekitar. Pada Kamis siang (7/11/2019) sekira pukul 13.00 WIB, seorang mahasiswi yang diketahui bernama Monica ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah yang letaknya di belakang kampus tersebut.

Dikabarkan, jasad mahasiswi semester 3 Fakultas Ekonomi ini, pertamakali ditemukan oleh salah seorang warga. Namun hingga saat ini belum diketahui apa penyebab meninggalnya korban. Ada dugaan korban sengaja mengakhiri hidupnya atau bunuh diri.

“Sampai sekarang, kita belum tau apa penyebab meninggalnya korban. Kuat dugaan ini adalah peristiwa bunuh diri, tetapi belum tau juga kepastiannya,” terang salah seorang Alumni IAIN Curup, Lilis Hidayah.

Artikel ini menyadur dari : sindonews.com dengan judulGeger! Mahasiswi Ditemukan Tewas di Belakang Kampus

Kabar lain didapat dari artikel gobengkulu.com, disebutkan, mahasiswi semester 3 fakultas ekonomi yang diketahui bernama Monica ini ditemukan pertama kali oleh ibunya sendiri.

Peristiwa itu dibenarkan oleh pihak kepolisian yang disampaikan kepada gobengkulu.com.

Kapolres Rejang Lebong, AKBP. Jeki Rahmat Mustika, S.I.K, melalui Kapolsek Curup, Iptu. Untoro, membenarkan bahwa telah terjadi peristiwa bunuh diri di kelurahan Dusun Curup, Kecamatan Curup Utara, dengan korbannya mahasiswi semester 3, fakultas Ekonomi, IAIN Curup.

“Iya diduga korban meninggal bunuh diri dengan cara gantung diri di pintu kamar kediamannya,” ujar Kapolsek.

Diceritakan Kapolsek, kronologis kejadian saat itu ibu dan bapak korban kembali ke pondok dari melihat orang kerja di kebun sekira pukul 13.00 WIB. Sesampainya di pondok ibu korban hendak masuk ke kamar korban, dan betapa terkejutnya ketika hendak masuk ke kamar korban, ibunya mendapati anaknya tergantung di pintu kamar dengan menggunakan selendang berwarna biru.

Melihat kondisi demikian itu sontak saja ibu korban berteriak histeris dan memberi tahu suaminya (bapak korban, red). Kemudian bapak korban berlari memanggil tetangga untuk membantu menurunkan korban dari gantungannya.

“Korban pertama kali diketahui oleh ibunya. Sejauh ini belum diketahui apa motif yang melatar belakangi kejadian itu. Pihak keluarga memilih untuk langsung membawa korban ke Desa tempat asalnya, Desa Tik Kuto, Kecamatan Rimbo Pengadang, Kabupaten Lebong, untuk segera dikebumikan,” jelas Kapolsek.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Bupati Hijazi Terima Platinum AwardHFC Atas Inovasi Kader Kesehatan

SIGAP ONLINE, Rejang Lebong – Bupati Rejang Lebong DR. H. Ahmad Hijazi, ...

Jadikan Masjid Tempat yang Nyaman Bagi Anak-Anak

SIGAP ONLINE – Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, berharap masjid menjadi tempat yang nyaman ...