Wanita hamil 7 bulan, Ti pencuri uang pedagang (kiri) dan pencuri HP, DP (tengah)

Wanita Hamil 7 Bulan, dan Pemuda 19 Tahun ini Ungkap Alasannya Mencuri

SIGAP ONLINE – Pasar Desa Marga Sakti, Kecamatan Padang Jaya, Kabupaten Bengkulu Utara sekira pukul 09.00 Wib, Senin (16/9/2019) mendadak geger disebabkan ulah seorang wanita hamil tertangkap tangan mencuri tas berisi uang milik salah satu pedagang.

Kemudian perempuan pencuri berinisial TIK (24) ini, diarak oleh warga secara beramai-ramai sampai ke balai desa beserta barang bukti hasil curiannya berupa tas berisi uang sebesar Rp. 10 Juta.

“Saya mencuri untuk kebutuhan sehari-hari. Benar, saya juga melakukan di pasar Arga Makmur. Saat ini Saya lagi hamil 7 bulan,” alasan TIK menjawab pertanyaan pewarta di Mapolres Bengkulu Utara, Rabu (18/9/2019).

Menurut keterangan dari pihak kepolisian setempat, aksi pencurian uang milik pedagang di sejumlah pasar memang kerap terjadi dalam beberapa bulan terakhir. Salah satu pedagang yang menjadi korban mengaku mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah.

Modus yang dilakukan oleh wanita hamil ini, ia berpura-pura ingin membeli barang yang dijual oleh pedagang. Saat korban lengah melayani pembeli lainnya, pelaku menyambar tas korban yang berisi uang.

“Pengakuan pelaku, ia sudah lima kali melakukan pencurian. Dari laporan para korban ada yang mengalami kerugian mencapai puluhan juta rupiah,” kata Kasat Reskrim Polres Bengkulu Utara, AKP Jery Antonius Nainggolan, S.IK.

Pencurian yang diakuinya antara lain, di toko pakaian, pada 29 Juli 2019, korbannya Ketut Sudarmini, kemudian 3 september 2019, korbannya Pujawati, dan 13 september 2019, korbannya Wetri.

Atas perbuatannya, pelaku bisa dijerat pasal 362 KUHP, tentang tindak pidana pencurian dengan ancaman hukuman penjara selama 5 tahun.

Pencuri HP Ditangkap

Selain itu, jajaran Satreskrim Polres Bengkulu Utara, juga berhasil mengamankan salah seorang pelaku pencurian Handphone (HP) berinisial DP (19), ia mencuri HP tersebut di konter Rama Agung Arga Makmur.

Dia ditangkapoleh aparat di salah satu konter HP lainnya, ketika ia hendak menginstal ulang HP curian merk Asus Zenoine 3 tersebut, yang merupakan milik korban Weni Purnama Sari, seorang Guru Bantu beralamat di Jalan Siti Khadijah Arga Makmur.

Menurut pengakuan pelaku dihadapan aparat kepolisian, saat itu Rabu (11/9/2019) ia baru saja pulang dari RS Charitas, kemudian mermaksud membeli kartu perdana, di konter Rama Agung.

Setibanya di konter ia beberapa kali memanggil pemiliknya, namun tidak ada sahutan, kemudian ia melihat ada HP warna gold tergeletak di atas meja.

Karena situasi yang sepi ia mengambil HP tersebut kemudian membawanya ke konter lain untuk diinstal ulang.

Keesokan harinya, Kamis (12/9/2019), sesuai kesepakatannya ia mau mengambil HP curian yang diinstal ulang tersebut. Di konter inilah ia tertangkap oleh petugas dan juga pemilik HP.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Kisah Tragis Gadis 13 Tahun Digauli di Warung Lotek, Lalu Ditinggal di Pasar Ketahun

SIGAP Bengkulu Utara – Terbilang tega, perbuatan yang dilakukan oleh pemuda berusia ...