Aspirasi supir truk ditampung oleh dewan dan langsung mendapatkan solusi

DPRD Kepahiang Digeruduk Supir Truk, Begini Pasalnya

SIGAP ONLINE – Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepahiang pada Selasa (17/9/2019) didatangi secara beramai-ramai (digeruduk) oleh sejumlah supir truk di daerah itu. Para supir menanyakan mengapa mereka tidak dapat membeli BBM jenis solar, sementara sepengetahuan mereka persediaan solar tersebut ada.

“Kami tidak boleh membeli solar, sedangkan kami tahu kalau solar itu ada. Kami mohon dewan untuk dapat mencarikan solusi karena minyak solar ini adalah bahan bakar truk kami untuk menjalankan usaha,” ungkap Madi, salah seorang pengemudi.

Aspirasi yang disampaikan para supir tersebut ditampung oleh sejumlah unsur pimpinan dewan, Maryatun dan Windra Purnawan, SP, hadir pula Kabid Perdagangan Kabupaten Kepahiang A. Suhanda. Disaat itu juga pihak dewan langsung mencarikan solusinya dengan memanggil managemen SPBU.

“Untuk mengatasi persoalan ini, ada baiknya kita minta penjelasan dari managemen SPBU, agar kita sama-sama mendapatkan jalan keluarnya, sehingga persoalan ini dapat terselesaikan,” kata Maryatun.

Sementara itu, Kabid Perdagangan, Dinas Perdagangan Kepahiang A. Suhanda mengatakan, terkait dengan distribusi migas ini bukan lagi kewenangan dinas perdagangan kabupaten, karena sudah ditarik ke Dinas ESDM Provinsi Bengkulu.

Sedangkan pihak mangemen SPBU, Alan Budi Kusuma yang juga hadir saat itu mengemukakan alasannya, pembatasan pendistribusian BBM tersebut sesuai dengan surat dari BPH Migas.

“Kami inginnya solar ini cepat habis. Tetapi karena ada aturan, maka kami batasi. Jika tidak kami batasi, kami yang akan dikenakan sanksi. Namun kami siap membantu, setiap hari supir dump truk boleh mengisi solar sebanyak 60 liter,” kata Alan.

Soal  pengunjal yang katanya kerap didahulukan telah ditegaskan pula oleh Alan, hal itu tidak akan terjadi.

Lebih lanjut, Windra Purnawan, SP meminta kepada pihak Perdagangan supaya menyurati BPH Migas untuk mendapatkan penambahan kuota BBM solar.

”Kepada pihak perdagangan, tolong kirim surat ke BPH Migas, untuk mendapatkan penambahan kuota bagi Kabupaten Kepahiang,” tandas Windra.

Mendengar penjelasan dari pihak SPBU tersebut, para supir truk merasa lega dan berharap solusi ini dapat terus berjalan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

25 Anggota DPRD Benteng Resmi Dilantik, Berikut Daftarnya

SIGAP ONLINE – Sebanyak 25 orang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) ...

Empat Raperda Provinsi Bengkulu Disetujui Dewan

SIGAP ONLINE – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu menyetujui empat Rancangan ...