Material longsor masih menggunung disepanjang jalan Desa Air Pahlawan dan Muara Dua, Kecamatan Nasal, Kaur (foto : jhon)

Material Longsor Menggunung Sepanjang Jalan, Warga Minta Segera Ditangani

SIGAP Kaur – Bencana banjir dan longsor yang melanda Provinsi Bengkulu pada bulan April 2019 lalu masih menyisakan kondisi yang memprihatinkan. Seperti contohnya, infrastruktur berupa jalan menuju ke Desa Air Pahlawan, dan Desa Muara Dua, Kecamatan Nasal, Kabupaten Kaur ini. Sebab hampir di sepanjang jalan, material longsor masih menggunung mengancam pengguna jalan. Bahkan jembatan di sepanjang jalur tersebut masih dalam kondisi rusak.

Diceritakan oleh warga setempat, Anton, ia juga mengakui hampir semua infrastruktur yang rusak akibat terdampak bencana, kondisinya saat ini masih memprihatinkan. Jembatan putus, jalan tertimbun longsor, dirasakan cukup menghambat aktifitas keseharian warga setempat.

“Lantaran putusnya jembatan Penghubung Desa Kepayan dan Desa Sinar Mulya, anak-anak kesekolah terpaksa melintasi jembatan darurat yang dibuat dari bambu. Tentunya kondisi ini sangat menghawatirkan kami orang tua,” kata Anton.

Warga sangat berharap, pemerintah segera memulihkan kondisi ini, terutama penanganan material longsoran yang menggunung di sepanjang jalan. Sebab, dikhawatirkan akan mengancam pemukiman warga dan pengguna jalan.

“Bila terjadi hujan lebat, kita sangat cemas terhadap material longsor yang menggunung di sepanjang jalan, khawatirnya material tersebut kembali longsor dan menimbun pemukiman warga sekitar,” katanya.

Pewarta : mrjhon

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Kesan Mahasiswa UGM Usai KKN, “Aku Untuk Kaur Punya Cerita”

SIGAP Kaur – Kesan yang didapat oleh mahasiswa Universitas Gajah Mada (UGM) ...

Antusias Warga Ikuti Budaya “Matah Mare” di Kaur

SIGAP Kaur – Salah satu tradisi atau budaya masyarakat Kabupaten Kaur, yang ...