Foto : bendungan PLTA Musi (kiri) dan situasi banjir pada 26 April lalu (kanan)

PLTA Musi Dituding Jadi Penyebab Banjir, Warga Tanjung Alam Tuntut Relokasi

SIGAP Kepahiang – Masyarakat Desa Tanjung Alam, Kecamatan Ujan Mas, Kepahiang menduga, keberadaan PLTA Musi merupakan faktor penyebab terjadinya bencana banjir yang menggenangi desanya dalam kurun waktu 3 tahun terakhir. Banjir tersebut menurut warga disebabkan oleh meluapnya air dari bendungan ke areal persawahan masyarakat setempat hingga ke pemukiman. Atas dasar itu masyarakat menuntut pihak managemen PLTA Musi supaya melakukan relokasi pemukiman warga.

Disebutkan oleh tokoh masyarakat Desa Tanjung Alam, Armin Jaya, didampingi Kepala Desanya, Fery Marsini, Minggu (5/5/2019) kemarin, jumlah rumah yang selama ini terdampak banjir mencapai 265 unit rumah dengan, dengan total 339 Kepala Keluarga (KK).

Warga Desa Tanjung Alam, Kecamatan Ujan Mas, Kepahiang, tuntut relokasi

“Jika kita melihat kebelakang, kejadian bencana banjir yang terjadi pada 26 April lalu, ada dua penyebab utamanya. Pertama disebabkan oleh genangan air tertahan di bagian hilir bendungan PLTA Musi. Kedua adalah karena faktor alam curah hujan tinggi yang menyebab arus air yang besar dari tiga anak sungai yaitu Sungai Air Lanang, Gergasan dan Anak Sungai Tu’uak yang berada tengah di desa,” ujar Armin.

Menurut dia, jika penyebab bencana dikarenakan oleh faktor alam seperti lantaran tingginya intensitas curah hujan, tentunya warga bisa memahami. Tapi bencana yang disebabkan oleh PLTA, itu harus dipertanggungjawabkan. Sebab, tidak bisa dipungkiri selama tiga tahun terakhir, setiap bulan yang sama antara bulan april dan Mei pasti ada banjir.

“Dalam waktu dekat kita bersama masyarakat akan mengajukan tuntutan ganti kerugian ke pihak PLTA Musi. Sebelumnya, akan kita musyawarahkan terlebih dahulu bersama warga desa. Tuntutan untuk relokasi wilayah desa itu akan menjadi point pertama. Terserah apakah pihak PLTA Musi menyiapkan semuanya untuk relokasi atau sekedar menyiapkankan lahan untuk kami,” tandasnya.

Kontributor : Fauzi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*